HUBUNGAN ANTARA ‘LITERASI MEDIA DAN INFORMASI’ DENGAN PENGETAHUAN MENGENAI KEWARGANEGARAAN PADA GURU DAN SISWA SMA DI TANGERANG

Proposal Penelitian yang berjudul “Hubungan ‘Literasi Media dan informasi’ dengan
Pengetahuan Mengenai Kewarganegaraan pada Guru dan Siswa SMA di Tangerang” ini
merupakan rencana penelitian yang bertujuan untuk mengetahui apakah tingkat literasi media
dan informasi para guru dan siswa SMA di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan,
berhubungan dengan pengetahuan mereka mengenai kewarganegaraan.
‘Literasi Media dan Informasi’ merupakan konsep yang cukup komprehensif tentang
bagaimana seseorang pengguna media harus memiliki pengetahuan dan keterampilan.
Konsep ini dikembangkan oleh UNESCO dan mulai disosialisasikan ke seluruh pemerintah
negara di dunia sejak tahun 2011. Di Indonesia, konsep ini kurang populer. Tidak ditemukan
adanya pemberitaan atau informasi mengenai penerapan jenis literasi tersebut. Konsep yang
banyak dikenal misalnya seperti literasi media, literasi digital, literasi media digital, literasi
media baru, dan sebagainya.
Informasi mengenai tingkat Literasi Media dan Informasi para guru dan siswa sangat penting
didapatkan karena pada tahap selanjutnya sesudah pelaksanaan penelitian ini, sedang
direncanakan untuk menyelenggarakan pelatihan bagi para guru yang bekerja sama dengan
pihak UNESCO Indonesia. Pendekatan penelitiannya adalah kualitatif dengan metode survei.
Data diperoleh dari sebanyak 400 siswa dan 100 orang guru, yang kemudian dianalisis
dengan teknik analisis korelasi product moment dari Pearson.